skip to main
|
skip to sidebar

Berhati-hatilah jika hendak menggunakan elpiji 3 kilogram karena kebocoran hingga kini ternyata masih terus terjadi. Sebuah warung makan di Kartopuran kota Surakarta Jawa Tengah nyaris ludes terbakar akibat bocornya tabung gas 3 kilogram.
Jajaran kepolisian Surakarta, Jawa Tengah langsung melakukan olah TKP di warung makan mbak Sri Kartopuran menyusul kebakaran yang terjadi di warung tersebut Senin 7 Januari 2011.
Dari penyelidikan dan keterangan saksi-saksi kebakaran berawal dari niat salah seorang karyawan warung bernama Sumiati yang hendak mengganti tabung gas elpiji 3 kilogram.
Namun tanpa diketahui sebabnya muncul semburan asap putih dari tabung gas elpiji yang baru dibeli. Semburan asap putih yang diduga gas cair tersebut selanjutnya menyambar api di salah satu kompor lain hingga menyebabkan kebakaran.
Sejumlah peralatan warung seperti etalase makanan peralatan makan kompor gas dan sebagainya pun hangus terbakar. Beruntung dua unit mobil pemadam kebakaran langsung datang hingga kebakaran bisa segera dipadamkan dan kerugian lebih besar bisa dicegah.
"Saat itu saya akan mengganti gas yang habis untuk memasak, tiba-tiba keluar asap putih dan menyambar kompor lain dan warung terbakar," tutur Sumiati.
Untuk mengusut kasus dugaan bocornya tabung gas elpiji 3 kilogram ini polisi mengamankan barang bukti berupa tabung gas 3 kilogram yang dibeli karyawan warung, kompor gas dan peralatan makan yang mengalami kerusakan.
Menyusul kejadian ini jajaran kepolisian di Solo Jawa Tengah menghimbau agar warga setempat tetap berhati-hati dalam menggunakan elpiji 3 kilogram karena kebocoran ternyata masih saja terjadi
0 komentar:
Posting Komentar